PEMUDA DAN SOSIALISASI
Menurut saya pemuda adalah suatu generasi yang akan menjadi penerus dari generasi yang sebelumnya. Beradasarkan, sumber yang saya baca yaitu sumber dari om google, secara hukumnya pemuda adalah manusia yang usianya diantara 15 – 30 tahun. Dari segi agama, pemuda adalah manusia yang sudah mengalami aqil baligh, yang ditandai dengan mimpi basah bagi lelaki, yaitu biasanya pada usia 11 – 15 tahun, dan mengalami haid atau menstruasi bagi wanita yaitu biasanya pada usia 9 – 13 tahun. Ditinjau dari segi kelompok usianya, pemuda Indonesia dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Masa Bayi : 0 – 1 tahun
2. Masa Anak : 1 – 12 tahun
3. Masa Puber : 12 – 15 tahun
4. Masa Pemuda : 15 – 21 tahun
5. Masa dewasa : >21 tahun
Macam – macam pemuda dilihat dari peranannya di masyarakat :
1. Pemuda Urakan
Pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan – perubahan dalam masyarakat. Tidak ingin mengadakan perubahan dalam kebudayaan, akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak diri sendiri.
2. Jenis Pemuda Nakal
Pemuda-pemuda ini tidak ingin, tidak berminat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan menggunakan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.
3. Jenis Pemuda Radikal
Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas, tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga.
4. Jenis Pemuda Sholeh
Pemuda yang dalam setiap tingkah lakunya sehari – hari selalu berpegang teguh terhadap agamanya. Melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Sosialisasi
Sosialisasi adalah proses perkenalan, para pemuda Indonesia agar bisa menjadi generasi penerus yang lebih baik dari generasi sebelumnya, para generasi yang lebih “senior” harus memberikan sosialiasi yang baik agar para pemuda bisa mengetahui cara berfikir dan kebiasaan – kebiasaan yang ia lakukan dalam hidupnya. Dalam hal ini sosialisasi membantu individu dalam belajar dan menyesuaikan diri pada lingkungannya, sosialisasi juga membentuk pemuda agar dapat berperan di masyarakat, apakah akan jadi pemuda urakan, radikal, nakal, atau pemuda soleh.
- Dalam proses sosialisasi pemuda akan mendapat bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak dipercaya; atau sebaliknya, ida disayangi, baik budi dandapt dipercaya
- Dalam proses sosialisasi juga membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma social.
Intinya dengan sosialisasi pemuda akan bisa mengenal dirinya sendiri, berprilaku di masyarakat, dan bisa membentuk pribadi yang disukai oleh orang lain ketika bersosialisasi di masyarakat. So, Sosialisasi sangat penting bagi pemuda sebelum terjun dan menggantikan para generasi yang sudah “senior” dalam berperan di masyarakat.
Presented by : Tatang Fanji Permana
0 komentar:
Posting Komentar