MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN
Apa yang teman – teman fikirkan bila saya menanyakan tentang topic diatas? Mungkin teman – teman berfikir mayarakat kota adalah masyarakat yang lebih modern dibandingkan dengan masyarakat desa. Dibandingkan dari segi manapun memang pendapat teman – teman itu 100% benar. Ya, dari lingkungan pun sudah berbeda, di kota banyak polusi dan di desa masih asri dan natural. Begitu juga dengan karakterisktik masyarakatnya yang jauh berbeda jika masyarakat kota terlihat lebih individual tidak demikian dengan masyarakat desa yang hidup berdampingan untuk saling membantu dan tolong – menolong.
Sebenarnya apa definisi dari desa dan kota itu sendiri? Pertama Pengertian Desa, menurut undang – undang nomor 5 tahun 1979 desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan corak kehidupan yang materialistic, menurut Prof. Drs. R. Bintarto.
Dari pengertiannya saja sudah jauh berbeda, bila di kota itu masyarakatnya sibuk dengan pekerjaan karena di kota segala sesuatunya di nilai dari materi. Memang pekerjaan masyarakat kota lebih menuntut profesionalitas bagi para pekerjanya, berbeda dengan roda kehidupan di desa di sana kehidupan berjalan lebih santai, karena memang pekerjaan orang desa kurang lebih hanya petani. Saya pernah membandingkan kehidupan di desa dan di kota ternyata itu memang benar adanya, jam setengah 6 pagi saya keluar di sebuah desa untuk berjalan pagi, disana sepanjang perjalanan saya tidak menemukan manusia, seperti lingkungan yang mati. Bagaimana dengan di kota? Jam segitu saya pergi ke stasiun kereta api untuk berangkat ke kampus, ternyata di jalan ratusan motor dan mobil sudah berjibaku untuk menuju tempat tujuannya, sehingga kemacatan pun tidak dapat terhindarkan.
Itu salah satu perbedaan desa dan kota menurut saya pribadi. Ada beberapa hal yang orang kota tidak temukan ketika berkunjung ke kota, yaitu pusat perbelanjaan, kemacetan, polusi udara, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat kota desa hanyalah tempat melepas kepenatan mereka setelah lelah bekerja dan menjalani rutinitas padat yang mengikat mereka selama ini. Masyarkat desa memang di bilang kampungan oleh masyarakat kota tetapi sebenarnya tidak begitu masyarakat desa memang lebih mengenal budaya leluhur dibandingkan masyarakat kota yang lebih mengenal budaya barat.
Intinya perbedaan lingkungan lah yang membentuk karakteistik dua tipe masyarakat ini. Sekian dahulu tulisan saya kali ini tentang perbedaan masyarakat kota dan desa. Semoga dapat bermanfaat.
Sebenarnya apa definisi dari desa dan kota itu sendiri? Pertama Pengertian Desa, menurut undang – undang nomor 5 tahun 1979 desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan corak kehidupan yang materialistic, menurut Prof. Drs. R. Bintarto.
Dari pengertiannya saja sudah jauh berbeda, bila di kota itu masyarakatnya sibuk dengan pekerjaan karena di kota segala sesuatunya di nilai dari materi. Memang pekerjaan masyarakat kota lebih menuntut profesionalitas bagi para pekerjanya, berbeda dengan roda kehidupan di desa di sana kehidupan berjalan lebih santai, karena memang pekerjaan orang desa kurang lebih hanya petani. Saya pernah membandingkan kehidupan di desa dan di kota ternyata itu memang benar adanya, jam setengah 6 pagi saya keluar di sebuah desa untuk berjalan pagi, disana sepanjang perjalanan saya tidak menemukan manusia, seperti lingkungan yang mati. Bagaimana dengan di kota? Jam segitu saya pergi ke stasiun kereta api untuk berangkat ke kampus, ternyata di jalan ratusan motor dan mobil sudah berjibaku untuk menuju tempat tujuannya, sehingga kemacatan pun tidak dapat terhindarkan.
Itu salah satu perbedaan desa dan kota menurut saya pribadi. Ada beberapa hal yang orang kota tidak temukan ketika berkunjung ke kota, yaitu pusat perbelanjaan, kemacetan, polusi udara, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat kota desa hanyalah tempat melepas kepenatan mereka setelah lelah bekerja dan menjalani rutinitas padat yang mengikat mereka selama ini. Masyarkat desa memang di bilang kampungan oleh masyarakat kota tetapi sebenarnya tidak begitu masyarakat desa memang lebih mengenal budaya leluhur dibandingkan masyarakat kota yang lebih mengenal budaya barat.
Intinya perbedaan lingkungan lah yang membentuk karakteistik dua tipe masyarakat ini. Sekian dahulu tulisan saya kali ini tentang perbedaan masyarakat kota dan desa. Semoga dapat bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar