Pages

Sabtu, 08 Januari 2011

Softskill

AGAMA DAN MASYARAKAT

Assalamualaikum. Teman – teman kali ini saya akan menulis tentang kaitan antara agama dan masyarakat. Agama adalah kepercayaan umat manusia terhadap tuhannya. Saat ini ada 5 agama yang berkembang di Indonesia ini, yaitu Islam sebagai yang terbesar, Kristen protestan, Kristen Katholik, Hindu, Budha, dan konghuchu. Islam memang mayoritas kepercayaan orang Indonesia, sendangkan protestan dan katholik jumlah pemeluknya berada di bawah agama islam. Dari latar belakang budaya yang berbeda – beda pantas jika masyarakat di Indonesia memiliki banyak agama yang berkembang di masyarkat.
Sungguh indah jika kerukunan beragama dapat diterapkan di Negara kita ini, saling menghargai dan saling menjaga adalah kunci dari hidup rukun beragama tersebut. Jika anda tahu siapakah arsitek yang merancang Masjid Istiqlal? Dia adalah Frederick Silaban, ya masjid terbesar di Indonesia itu di arsiteki oleh seorang Nasrani. Frederick adalah teman dari pesiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno, ketika itu Soekarno ingin membangun sebuah masjid dan dia menunjuk temannya itu untuk menjadi arsiteknya. Letak masjid Istiqlal pun tidak jauh dari gereja katedral Jakarta, dari segi fisik letak tempat ibadahnya banyak orang yang kagum akan kerukunan agama di negeri kita ini. Tetapi pada kenyataannya masih banyak konflik di masyarakat yang berakar masalahnya karena perbedaan agama.
Pada akhir tahun lalu saja ada kericuhan di Bekasi, Jawa Barat yang awalnya karena masalah letak rumah ibadah umat kristiani tersebut yang dinilai menganggu oleh masyarakat setempat. Sehingga terjadi penusukan yang dialami oleh salah satu Jemaat rumah ibadah tersebut. Banyak contoh kasus konflik antar agama lainnya yang terjadi di negeri kita ini, yang tentunya tidak bisa saya sebutkan satu per satu.
Saya sendiri berharap masyarakat Indonesia bisa bersatu dengan berbagai macam perbedaan yang ada diantara kita semua. Karena memang kita dipersatukan oleh berbagai macam perbedaan. Slogan Negara kita pun Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda – beda tetapi satu juga. Slogan tersebut yang mendasari bersatunya masyarakat Indonesia.
Sungguh indah jika semua kalangan masyarakat menyadari pentingnya hidup dengan kerukunan agama di dalamnya. Sampai disini dahulu tulisan saya kali ini. Semoga tulisan – tulisan saya ini dapat membantu menyadarkan masyarakat akan pentingnya hidup rukun beragama. Assalamualaikum.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

http://taruko.wordpress.com/2010/10/11/istiqlal-sahabat-khatedral-bhineka-tunggal-ika/

Posting Komentar